Kamis, 26 November 2009

Makin Dini Pacaran Makin Depresi dan Sakit-sakitan

Jakarta, Jangan dulu pacaran kalau masih kecil. Begitu nasihat yang sering disampaikan orangtua pada anaknya yang masih remaja. Ternyata nasihat orangtua itu didukung oleh peneliti, semakin dini seseorang menjalin cinta semakin besar risiko sakit hati, depresi bahkan sakit-sakitan.

Dalam Journal of Pain, peneliti dari Universite de Montreal, University Hospital Center dan McGill University menemukan anak remaja yang mulai pacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut dan pinggang. Mereka juga dilaporkan lebih banyak depresi dibanding rekan seusianya yang belum pernah pacaran.

Dr Isabelle Tremblay, seorang peneliti dari Universite de Montreal serta Dr Michael Sullivan, seorang profesor psikolog dari McGill University telah melakukan studi untuk mengetahui pengaruh menjalin hubungan sejak dini terhadap kesehatan seseorang.

Sebanyak 382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 hingga 17 tahun di Kanada direkrut sebagai partisipan penelitian. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang frekuensi dan intensitas mengalami gangguan emosi serta fisik dan juga usia awal mengenal cinta.

Hasilnya yaitu, seseorang yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman dan mudah depresi. "Gejala itu berkembang dari sejak masih kanak-kanak, lalu remaja dan akhirnya ketika dewasa," ujar Sullivan seperti dilansir Sciencedaily, Kamis (26/11/2009).

Peneliti belum sepenuhnya mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun, kesimpulan yang dinyatakan peneliti adalah, seseorang yang menjalin hubungan sejak dini, contohnya remaja, akan memiliki alarm rasa sakit yang lebih tinggi, terutama jika remaja itu menjalin hubungan yang buruk dengan pasangannya.

"Mereka punya kecenderungan tingkat rasa sakit yang lebih mendalam. Mereka benar-benar meresapi perasaan buruk seperti sedih atau kesal karena secara psikologi mereka sudah mengenalnya ketika berhubungan dengan pasangannya,"jelas Sullivan.

Tapi akibat terlalu mendalami perasaan sedih dan emosional itu adalah depresi dan penyakit lainnya. "Karena terlalu sedih atau marah, perasan depresi pun bisa muncul. Akibatnya mereka jadi tidak mau makan, kurang tidur atau tidak mau melakukan apa-apa. Dari situlah muncul penyakit-penyakit seperti pusing, sakit perut dan lainnya," jelas Sullivan.

Mereka yang mengenal cinta dan mengalami masalah dalam berhubungan dengan pasangan lebih dulu memiliki pandangan yang lebih serius dan sikap yang lebih tertutup. Hal itu memicu perasaan stres dan penyakit fisik lainnya.

Sementara itu, mereka yang belum menjalin cinta pada usia dini cenderung lebih ekspresif dan lebih banyak bersosialisasi dengan yang teman-teman lainnya sebagai bentuk mencari dukungan pada saat mereka sedih atau tidak ada masalah.(fah/ir) Sumber :http://health.detik.com/

Senin, 28 September 2009

Menangis Ternyata Bermanfaat

Liputan6.com: Manusia mana yang tak pernah menangis? Hampir tidak ada. Karena itu adalah fitrah manusia. Sedingin dan sebeku apa hati seseorang, bukan berarti ia tidak pernah menangis, setidaknya sewaktu ia bayi. Selama ini sejumlah ilmuwan telah mengaitkan aktivitas menangis dengan beberapa hal, seperti membantu menyingkirkan kimiawi stres dalam tubuh. Aktivitas mengundang air mata ini juga ditengarai mampu membuat perasaan menjadi lebih baik, nyaman, dan tenang. Bahkan bagi bayi, menangis dapat disimbolkan sebagai pemberitahuan bahwa ada masalah pada bayi.

Kini ilmuwan menambah satu lagi daftar fungsi menangis dalam kehidupan manusia. Oren Hasson, seorang ilmuwan dari Univesitas Tel Aviv, Israel, mengungkap menangis dapat dijadikan sebagai penghalang keagresifan yang dimiliki seseorang. Dengan air mata seseorang sebenarnya tengah menurunkan mekanisme pertahanan dirinya dan memberikan simbol dirinya tengah menyerah. Di dalam relasi kelompok, menangis bisa dianggap sebagai bentuk keterpaduan antara satu dengan lainnya. Lantaran alasan itulah menangis dapat membuat hubungan sosial menjadi lebih dekat, sehingga mampu memupuk persahabatan menjadi lebih langgeng.

Apakah itu berlaku dalam hubungan petemanan saja? Sepertinya tidak. "Jika engkau ingin menunjukkan penyerahan diri pada lawan dan menarik simpati darinya, engkau bisa menangis," ujar Oren Hasson, seperti dikutip Livescience. Ia sepertinya ingin mengatakan hubungan "pertemanan" dengan musuh juga bisa dibangun lewat menangis.

Meski demikian menangis tidak akan selalu manjur dalam beberapa kondisi. Oleh sebab itu dalam beberapa kesempatan menangis justru tak dapat memberikan dampak seperti yang diperkirakan. Bahkan sebaiknya dihindari. Dalam bekerja misalnya, aktifitas menangis bahkan sebaiknya tak perlu ditampakkan. Mungkin dalam bekerja menangis justru akan ditanggapi sebagai bentuk kelemahan dan sifat menyerah yang sangat dijauhi dalam dunia kerja. Tapi mungkin tak berlaku untuk profesi yang menuntut empati.(DIO)

Jumat, 11 September 2009

MENGHAFAL ALQURAN MELINDUNGI DARI STRESS

Hasil Penelitian Ilmiah di Universitas al-Imam Muhammad bin Sa'ud al-Islamiyyah membuktikan ketika kadar hafalan al-Qur'an siswa meningkat maka akan meningkat pula kesehatan jiwanya.

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. Shalih bin Ibrahim, professor ilmu Kesehatan Jiwa, terdiri dari dua kelompok. Kelompok pertama, para mahasiswa-mahasiswi Universitas Malik abdul Aziz di Jeddah. Jumlah mereka 170 orang. Kelompok kedua, Para mahasiswa-mahasiswi Ma'had al-Imam asy-Syatibi li ad-Dirasah al-Qur'aniyyah, filial Universitas al-Khairiyah Litahfidzil Qur'an al Karim di Jeddah. Jumlah mereka sama, yaitu 170 orang.

    "sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur'an dan mengajarkannya." HR. Bukhari

Para mahasiswa yang memiliki hafalan yang bagus memiliki kesehatan jiwa yang jauh lebih tinggi. Ada 70 penelitian umum dan Islam, seluruhnya menguatkan pentingnya dien untuk meningkatkan kesehatan dan ketentraman jiwa.

Sebuah penelitian di di Saudi juga menunjukkan peran al-Qur'an dalam meningkatkan kecerdasan bagi anak-anak sekolah dasar dan Pengaruh positif hafalan al Qur'an bagi kesuksesan akademik para mahasiswa.

Penelitian ini sebagai bukti nyata adanya hubungan antara beragama dengan berbagai fenomena hidup. Di antaranya yang paling urgen adalah menghafal al-Qur'an. Siswa yang memiliki hafalan al-Qur'an memiliki kesehatan jiwa yang lebih baik dibandingkan dengan siswa-siswa yang tidak beragama dengan baik, atau tidak menghafalkan al-Qur'an sedikitpun atau hafalan mereka hanya surat-surat dan ayat-ayat pendek.

Penelitian tersebut berpesan agar menghafalkan al-Qur'an dengan sempurna bagi para siswa-siswi di tingkat universitas, untuk menghasilkan nilai positiv bagi kehidupan dan akademik mereka. Mendorong mereka melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Dan hal itu merupakan sarana terpenting untuk memperoleh kesehatan jiwa yang tinggi.

Penelitian itu juga menasihatkan kepada para guru agar meningkatkan standar hafalan bagi murid-murid mereka, walau dijadikan sebagai kegiatan ekstra kurikuler, karena memiliki manfaat dan pengaruh yang bagus untuk kesuksesan belajar dan kesehatan jiwa mereka.


dikutip dari www.voa-islam.com (http://www.pencerahanhati.com)

Rabu, 13 Mei 2009

EMOSI

A. Pengertian Emosi
Emosi adalah pengalaman afektif yang disertai oleh penyesuaian batin yang menyeluruh, dimana keadaan mental fisiologi sedang dalam kondisi yang meluap-luap, juga dapat diperlihatkan dengan tingkah laku yang nyata. (L.Crow & A. Crow)

Emosi adalah perasaan dan pikiran khasnya; suatu keadaan biologis dan psikolgis; suatu rentang dari kecendrungan untuk bertindak. (Goleman)

Emosi adalah bahan bakar yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi (Cooper dan Sawaf)

Emosi memmainkan peranan yang penting dalam hidup seseorang. Tiap bentuk emosi pada dasarnya membuat hidup terasa lebih menyenangkan, karena emosilah seseorang akan merasakan getaran-getaran perasaan dalam dirinya maupun orang lain.
Sejak bayi dilahirkan, emosi berkembang secara bertahap melalui interaksi dengan orang tuanya, kemudian juga dengan orang-orang lain.

B. Kecerdasan Emosi
Menurut Daniel Goleman dan Howard Gardner kecerdasan emosi meliputi Kemampuan untuk :
a.Mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain (kesadaran diri)
b.Memotivasi diri sendiri (memotivasi dan pengaturan diri)
c.Mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan pada orang lain (empati dan keterampilan sosial)

Unsur-Unsur kecerdsan emosi meliputi :
1.Kesadaran diri (Mengenali emosi diri, memahami penyebab perasaan yang timbul, dan mengenal pengaruh perasaan terhadap tindakan).
2.Mengelola Emosi (Menangani perasaan agar dapat terungkap dengan tepat)
3.Memanfaatkan secara produktif (Mampu memotivasi diri)
Pandangan positif dalam menilai sesuatu, memiliki rasa tanggung jawab,mampu memusatkan perhatian, mampu mengendalikan diri.
4.Empati (Kemampuan untuk merasakan, memahami perasaan orang lain)
5.Membina hubungan
Kemampuan menganalisa hubungan dengan orang lain, menyelesaikan konflik, sikap bersahabat dan mudah bergaul, bersikap senang dan berbagi rasa dan bekerjasama.


C. Ganguan Emosi

Manusia yang tidak mampu mengelola dengan baik kecerdasan emosinya akan mengalami gangguan emosi diantaranya: stres, depresi, hipersensitif, fobia dll.

Sumber:
Djali. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Hidayah, siti. 2008 Perkembangan Peserta Didik. Bekasi : FKIP UNISMA

Kepribadian

1. PENGERTIAN KEPRIBADIAN
a.Berasal dari bahasa yunani yaitu “pesona”: topeng
Topeng yang digunakan oleh aktor/aktris jika bermain pada panggung sandiwara.

b.Watak
Watak merupakan pensifatan ( untuk benda dan manusia), sedangkan untuk manusia dalam arti normatif (melakukan penilaian)

c.Kepribadian = Watak
Watak (mengadakan penilaian), sedangkan untuk menggambarkan apa adanya (kepribadian )

“Kepribadian adalah organisme dinamis dalam diri individu yang terdiri dari sistem-sistem psikofisik yang menentukan cara penyesuaian diri yang unik (khusus) dari individu terhadap lingkungannya” Gordon W Allport

“ Kepribadian dapat dilihat dari perilaku seseorang yang dibentuk melalui Amigdala, yaitu bagian dalam sistem limbik pada otak manusia yang berfungsi sebagai pusat perasaan” Sumarno Markam

Amigdala – bagian otak yang bertugas mengelola respon emosional seseorang Ia akan memberikan reaksi hadapi dan lari sesuai dengan pembelajaran yang diterimanya selama ini. Irawati Istadi


2. PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN
a. Bawaan ciri fisik dan faali (kapasaitas otak, reaksi emosi)
b. Pengalaman
- Umum : Pengalaman yang dihayati oleh semua orang
- Anggota masyarakat : nilai-nilai, prinsip moral, cara hidup, budaya dll
- Khas/Unik : Pengalaman yang hanya pernah dialami sendiri.

3. FAKTOR PENENTU PERUBAHAN KEPRIBADIAN

Perubahan dalam kepribadian tidak terjadi secara spontan, tetapi hasil dari pematangan, pengalaman, tekanan dari lingkungan sosial, budaya dan faktor dari individu. Berikut beberapa faktor penentu perubahan :
a. Pengalaman Awal (trauma kelahiran, pemisahan dari ibu)
b. Pengaruh Budaya
c. Faktor fisik
d. Intelegensi
e. Emosi
f. Nama
g. Keberhasilan dan kegagalan
h. Penerimaan sosial
i. Pengaruh keluarga
j. Perubahan fisik

4. SEJARAH PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
Banyak dipengaruhi oleh sehingga waktu itu. Psikologi bersifat pra ilmiah/ sehingga melahirkan beberapa ilmu kepribadian yang bersifat spekulatif seperti: ilmu guratan tangan (chirologi), Ilmu wajah ( Astrologi) dikaitkan dengan perbintangan, ilmu wajah (psiognomi) bagian wajah menunjukan kepribadian, ilmu tengkorak (prexnologi), ilmu tulisan tangan (Grapologi).



Referensi :
Djali. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Hidayah, siti. 2005. Psikologi Pendidikan. Bekasi : Unisma Assesment Center.
Istadi, Irawati. 2006. Melipatgandakan Kecerdasan Emosi Anak. Bekasi : Pustaka Inti
Hidayah, siti. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Bekasi: Universitas Islam ”45”.

Senin, 23 Maret 2009

Kemuliaan Sang Pemberani

Manusia hidup didunia ini memang dipenuhi dengan banyak cobaaan seperti rasa takut untuk menghadapi suatu hal yang baru, rasa takut menghadapi masa depan yang belum di raih, atau rasa takut mengalami kegagalan.

Ketakutan lawan kata keberanian.

Memang butuh tenaga dan kekuatan yang sangat yang luar biasa saat seseorang harus mengatasi berbagai rasa takut yang dihadapi saat berada di dunia ini. Berani memang kata yang mempunyai kekuatan besar yang bisa menentukan perubahan yang besar pada diri kita. Kata berani memiliki arti beragam diantaranya:

Berani mengatasi rasa takut
Rasa takut memang sudah diciptakan Allah untuk manusia, fungsinya untuk mendidik dirinya sendiri untuk bangkit menjadi sosok yang berani. manusia dihadapkan pada pilihan apakah ia akan terlena rasa takut yang selalu dipupuk akan mengakibatkan seseorang tidak percaya diri dan cendrung minder. Ataukah Anda bangkit menjadi sosok pemberani yang penuh kemuliaan dan jauh terhidar dari rasa penyesalan yang berkepanjangan.
Jika rasa takut dijadikan beban, selamanya manusia tidak akan mampu bertindak dan akhirnya terpuruk dalam kebimbangan dan penuh keragu-raguan.


Berani mengutarakan Pendapat
Hidup didunia dipenuhi denga banyak keingian. Terkadang keingian kita berbenturan dengan keingian orang lain. Saat kita memiliki kebenaran yang harus diungkap dan disampaikan. Manusia akan mempunyai dorongan yang kuat untuk berani mengatasi rasa kekhawatiran dibenci orang lain saat mengungkapkan pendapat. Memang kita pun harus membunyai jiwa pemberani pula mengakui jika ternyata pendapat yang kita utarakan salah atau kurang tepat. Jadi apapun kodisinya kita memang harus berani mengungkapkan pendapat yang benar, dan berani mengakui jika kita memang melakukan kesalan.

Berani Menghadapi Tantangan Hidup
Masalah merupakan bagian dari kehidupan manusia, dengan masalah manusia mempunyai tantangan yang harus diselsaikan. Tantangan membuat manusia merasa hidupnya berarti, karena ada tujuan yang ingin diraih jika mampu melalui tantangan itu. Tantangan menjadikan hidup manusia dinamis dan terus bergerak.

Berani menentukan pilihan
Hidup ini memang penuh dengan pilihan. memilih jalan bahagia atau sengsara selamanya, sukses atau terpuruk penuh dengan penyesalan. Ketakutan selalu saja memenuhi perasaan manusia saat ingin menentukan pilihan.
Jika saya melakukan ini saya akan mendapatkan ini atau takut nantinya begini. jika saya melakukan itu saya khawatir akan begini atau begitu. Itulah tanda orang yang plin plan yang penuh ketakutan ia tidak yakin bahwa ada yang Maha kuasa yang mengatur kehidupan kita.

Seorang pemberani akan memiliki kemuliaan saat berada didunia ini. Seorang pemberani akan merasa yakin dengan apa yang ditempuhnya. Seorang pemberani mempunyai jati diri yang luar biasa karena kemampuannya mengatasi rasa takut. Seorang Pemberani tidak akan mempunyai suatu penyesalan saat ia bertidak sesuatu. Seorang PEMBERANI tidak membiarkan dirinya dalam kesedihan, ia selalu berupaya dengan sekuat tenaga untuk bangkit dari rasa takut.
Inspirasi ini diambil dari sesok pemuda pemberani yang hidup dimasa lalu. Ia berani memutuskan keputusan yang sangat besar untuk kehidupan yang abadi kelak.Keputusan yang berhubungan hidup dan mati. Cerdas berkarya, Bijak dalam memutuskan, BERANI dalam bersikap. Jadi kalau kita masih dijalan yang benar mengapa masih takut. Keberanian akan tertulis dalam sejarah degan penuh kemuliaan.
Bagaiamana dengan masa ini masih adakah si sosok PEMBERANI itu???

Selasa, 24 Februari 2009

Sukses Bermula dari Masalah

Masalah merupakan bagian dari kehidupan kita. Suka atau tidak suka kita pasti kita akan melewatinya. Masalah timbul biasanya karena adanya rangkaian keingian yang harus dilakukan dalam satu waktu atau adanya harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Masalah muncul dimulai dari manusia hidup di dunia ini, kita lihat saja bayi ia akan memiliki masalah saat merasa lapar namun ia sendiri belum bisa menggerakkan anggota tubuhnya untuk mencari makanan. si bayi mulai mencari cara agar masalahnya dapat diselesaikan dengan cara menangis, sehingga orang yang disekelilingnya mengetahui bahwa ia sedang lapar. Menangis bagi seorang bayi adalah solusi masalah yang dihadapi. Bukan berarti kita yang masih harus selalu menangis ketika menghadapi masalah. Menangis mungkin bisa menjadi salah satu solusi yaitu mengurangi beban yang ada di hati dan melembutkan hati jika dilakukan tidak berlebihan.

Ada beberapa pelajaran lain yang dapat kita dapat dari kehidupan seorang anak kecil diantaranya sebagai berikut:

Pertama, Setiap masalah pasti ada Solusi

Di dunia ini telah diciptakan berpasang-pasangan, contoh saja ada laki-laki ada perempuan, ada besar ada kecil, ada sedih ada pula bahagia, begitu juga telah diciptakan masalah ada pula solusi. jadi, janganlah takut bahwa setiap masalah yang kita hadapi pasti ada akhirnya berupa solusi. Mendapatkan solusi terkadang memang harus dilalui dengan waktu. Waktu merupakan proses menemukan jalan keluar yang akan kita hadapi.

Kedua, Jalin Komunikasi yang Baik.

Manusia adalah makhluk lemah dan memiliki banyak kekurangan oleh sebab itu manusia perlu mengutarakan permasalahan dengan orang yang dapat membantu untuk memberikan solusi. Komunikasi juga sangat penting bagi orang yang memiliki masalah dengan kita, membuka kembali komunikasi dengan hati terbuka akan meringankan dihati. Tantangannya terkadang orang yang mempunyai masalah dengan dengan kita menutup komunikasi dengan kita. Ingat seorang yang dikatakan pemberani adalah orang yang memulai untuk melakukan hal yang baik.

Ketiga, Jangan Jadikan Masalah Sebagai Beban.

Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan
menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda
mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah dalah hadiah yang dapat anda
terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat
keberhasilan dibalik setiap masalah.

Setiap kita ingin meraih kesuksesan dalam segala hal, tapi kesuksesan yang akan kita peroleh tidaklah didapat secara instan. Semua butuh proses, semua butuh waktu sehingga kita dapat mengambil pelajaran yang sangat bermakna dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.Mulailah saat ini kita tanamkan didalam diri kita bahwa ada suatu yang besar akan kita hadapi, saat kita melalui satu masalah ini dengan sukses !!!
Saya yakin Anda bisa ...
by: CahayaHatiQ

Sabtu, 21 Februari 2009

MENDOBRAK KESEDIHAN

“Yaa Allah haruskan air mata ini menangis lagi ….!!!”
” Ya robbii berilah aku jalan keluar dari masalah yang kuhadapi ....!!”
” Ya Allah berikan aku rela dengan ketentuan yang menyedihkan ini ...!”
” Ya Robbi ringankan lah beban dihati ini ....!”

Kata-kata diatas merupakan bagian dari ungkapan perasaan sedih yang diucapkan seseorang saat mengalami kesedihan. Mungkin akan banyak lagi jika kita mau mengumpulkanya. Tapi bukan itulah esensi dari kesedihan yang pernah kita rasakan. Kesedihan merupakan perasaan yang mendalam saat seseorang merasakan kehilangan sesuatu yang ia senangi, menghadapi beban yang membuat harus merasakan kehilangan, atau menghadapi dua kondisi yang menghadapkan manusia harus memilih meninggalkan sesuatu yang disukai.

Kata-kata yang diungkapkan seseorang ketika mengalami kesedihan adalah efek dari bentuk perasaan yang ada pada diri seseorang. Efek kesedihan biasanya akan muncul melalui perkataan, perbuatan ataupun raut muka
Dalam buku Psikologi Qurani (2008) sedih merupakan perasaan emosional kebalikan dari rasa bahagia dan gembira. Perasaan sedih muncul ketika seseorang kehilangan seseorang yang dicintainya, kehilangan sesuatu yang sangat bernilai, tertimpa musibah atau gagal dalam menggapai sesuatu yang penting.

Kesedihan menjadi suatu pelajaran yang sangat berharga saat kita menerima dengan ketentuan yang Allah berikan, pasrahkan dan gantungkan semua perasaan sedih pada pencipta kesedihan menjadi salah satu obat yang paling mujarab untuk mengatasi kesedihan.

Saat kita perasaan sedih menggelayuti hati mungkin saat ini kita perlu bermuhasabah diri. Sudahkah sabar menjadi bagian dari kehidupan kita terealisasi dengan baik ataukah hanya masih dalam tatanan teori.Mungkin memang kita memang butuh waktu untuk menata kembali puing-puing kesediahan yang pernah menggelayuti hati.

Manusia harus mempunyai keyakinan dalam diri bahwa tak selamanya manusia akan terus merasakan kesedihan.Selama kita masih didunia ini kesediahan tak akan selamanya sedih, dan kebahagiaan pun tak akan selamanya bahagia. Oleh sebab itu persiapkanlah dirimu untuk menghadapi kesedihan dan kebahagiaan, karena dengan kita mempersiapkan diri menghadapi dua kemungkinan dengan mengantungkan semua harapan kepada Allah niscaya kita akan menemukan suatu ketenangan saat menghadapi kesedihan dan tidak lalai untuk bersyukur saat berada dalam kebahagiaan.

Mari saatnya kita dobrak kesedihan yang selama ini kita rasakan dengan tekat baru, bahwa setelah kesediahan ada kebahagiaan. Memang butuh tenaga yang luar biasa untuk tetap bisa senyum dan membahagikan orang lain walau pada saat ini kita merasakan kesedihan. By;Cahaya Hatiku

Kamis, 19 Februari 2009

RAHASIA DIBALIK KEKUATAN SENYUM

senyum merupakan aktivitas emosional diekspresikan melalui wajah dengan menggunakan bagian wajah terutama bibir yang ditarik. Ada pertanyaan mengapa bibir yang ditarik dapat memberikan efek emosional bagi orang yang menerima senyuman???. Jika ditelaah lebih dalam ternyata senyum merupakan salah satu bahasa tubuh atau bahasa non verbal yang dapat digunakan untuk memberikan pesan. Pesan yang mengandung unsur emosi yang sangat dalam.

Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagian dan rasa senang.
Senyum itu datang dari rasa kebahagian atau kesengajaan karena adanya sesuatu yang membuat dia senyum, Seseorang sendiri kalau senyum umumnya bertambah baik raut wajahnya atau menjadi lebih cantik ketimbang ketika dia biasa saja atau ketika dia marah. (http://id.wikipedia.org/)

Senyum memang aktivitas yang tak harus mengeluarkan biaya, tapi nilai sebuah senyuman yang tulus tidak akan terkira nilainya dan memberikan kesan yang mendalam, bahkan orang yang sering melakukan berarti orang itu sudah bisa menikmati hidup. Mungkin dibawah ini sedikit renungan tentang senyuman :

Senyum itu obat kegelisahan hati, pelipur kesedihan jiwa, penawar penderitaan, pencerah kekusutan pikiran dan penyegar kepenatan badan. Karenanya tetaplah tersenyum.
Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Senyum dan wajah ceria juga dapat melancarkan rezeki (senyum adalah sedekah dan sedekah dapat mengundang datangnya rezeki. Karenanya para pedagang dianjurkan banyak tersenyum.(Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)
“ Senyum dikala bahagia itu biasa, senyum melihat suatu keindahan itu memang semestinya, senyum ketika mendapat nikmat itu memang seharusnya, yang LUAR BIASA adalah tetap senyum dikala menghadapi kesediahan”

Terimakasih

Terimakasih suatu kata yang mengungkap penghargaan bagi seseorang atas apa yang di dapatnya sehingga seseorang merasa bahagia. Kebahagiaan merupakan ungkapan perasaan yang mendalam yang dirasakan seseorang dalam suatu aktifitas sesuai dengan harapan yang diperolehnya.
Kata terimakasih dalam bahasa arab biasanya di ungkapkan dengan kata 'syukron', bahasa inggris 'thank you', bahasa jawa 'matur nuwun'. Setiap daerah mempunyai bahasa yang khas dalam mengungkapkan rasa terimakasih kepada seseorang yang telah memberikan kebahagiaan. Ungkapan terimakasih akibat efek dari pemberian yang didapatnya baik dalam hal yang berhubungan dengan fisik maupun non fisik.
Kebahagiaan merupakan suatu hal yang sangat berarti bagi kehidupan sesorang. Kebahagiaan akan membawa seseorang manusia merasa bahwa kehidupan ini merasa berarti. Terlepas dari berbagai macam latar belakang seseorang.
Seseorang yang terkenal dengan kejahatan akan berusaha untuk mencari kebahagiaan, walaupn ungkapan secara bahasa tubuh terkadang diungkapkan tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
Mengungkapan terimakasih kepada seseorang dilakukan dengan banyak hal ada yang mengungkapkan dengan kata-kata indah, lagu, atau bahkan dengan tindakankan nyata berupa perilaku. Apapun bentuknya seseorang secara langsung atau tidak harus mengungkapkan terimakasih.
Ungkapan terimakasih yang sering diungkapkan akan membuat manusia sehat jiwanya dan akan jauh dari berbagai ganguan jiwa seperti depresi, stress. Contoh saja jika ada seseorang yang membantu memberikan makanan saat kita sanga membutuhkan makanan, maka kita akan secara spontan perasaan senang mengelayuti didalam hati kita dan wajah akan mengekspresikan senyum.
Ketika kita mengekspresikan senyum maka secara psikis dan fisik seseorang akan merawat kesehatan jiwa. Orang yang mengalami gangguan jiwa biasanya sulit untuk mengungkapkan rasa terimakasih terhadap apapun yang diterima. Akibatnya seseorang slalu mengalami perasaan merasa kurang walau yang diterima sudah sangat banyak bahkan melebihi banyak.
Maka dapat kita simpulkan bahwa terimakasih sebenarnya bukan untuk orang lain. Akan tetapi untuk diri kita sendiri, karena kita membutuhkan sarana untuk merawat jiwa agar senantiasa sehat selain itu pula akan berdampak pada kesehatan secara fisik.
Yooo mulai sekarang apapun yang kita dapat baik besar atau kecil, banyak atau sedikit, susah atau senang. Segera ungkapkan dan biasakan untuk mengungkapkan terimakasih kepada Tuhan yang menciptakan kita, orang tua, kakak, adik, teman, murid, suami, istri dan semua orang yang memberikan kesempatan kepada kita untuk senantiasa merawat jiwa agar selalu sehat.

weight:bold;">

Senin, 16 Februari 2009

Bersikap Adil dengan Anak

Ada seorang ibu dengan 2 orang anak. Mengatakan " kenapa ya saya sering di protes oleh anak tidak mampu untuk berbuat adil"? . Anak pertama mengatakan :" mama lebih sayang sama adik daripada aku". Mendengar ucapan itu ibu merasa miris karena bukan maksud untuk bersikap tidak adil.

Permasalahan diatas mungkin sering kali dihadapi seseorang dalam kehidupan rumah tangga. Banyak pertanyaan ibu bagaimana saya harus bersikap agar dapat berbuat adil dengan anak-anak. berikut adalah salah satu tips untuk bersikap adil dengan anak diantaranya sebagai berikut:

Menerima Anak Apa Adanya
Setiap anak mempunyai kelebihan dan kekurangan, dengan memahami kelebihan dan kekurangan anak akan membuat orang tua bersikap adil. kita memahami karena satu kelebihan anak mungkin tidak dimiliki oleh anak lain dan satu kekurangan anak mungkin tidak dimiliki oleh anak yang lain. Jika kita mengharapkan kesempurnaan pada anak kita tidak akan mampu untuk menemukannya. Jadi, terimalah anak dengan segala kelebihan dan kekurangan.

Temukan Kelebihan Masing-masing Anak
Seburuk apapun manusia pasti memiliki kelebihan, sejahat apapun manusia pasti memiliki kelebihan. Temukan setiap kelebihan yang dimiliki anak, setelah kita menemukan kebihan berilah anak dengan julukan baik yang membuat anak merasa bangga dengan julukan yang diberikan baginya.

Pujilah Setiap Melakukan Kebaikan
Pujian yang tepat akan membuat seseoranng memiliki konsep diri yang positif. Konsep diri positif awal seorang anak merasa dirinya penuh arti sehingga ia akan timbul percaya diri dalam dirinya. Pujian yang tepat akan motivasi bagi anak untuk melakukan kebaikan.

Istimewakan Setiap Anak
Setelah menemukan kelebihan, kita akan merasakan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan masing-masing. keistimewaan setiap anak akan membawa anak merasa lebih dihargai dan percaya diri untuk melakukan sesuatu perbuatan yang baik.

Saatnya kita berikan cinta yang tulus dan murni. ia akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa saat anak bersama orang tua. ungkapkan rasa cinta kepada anak dengan belaian yang menenanngkan.

Mari kita berusaha untuk bersikap adil !!!
Mari terus belajar , dengan belajar membuat kita semakin bijaksana dalam menghadapi kehidupan ... Belajar yuuuk !!

By: CahayaHatiQ

Minggu, 15 Februari 2009

Menajer Keluarga

Pada hari ini saya mengikuti seminar tentang Bunda Sukses Manajer Keluarga dengan pembicara Irawati istadi yang sangat interaktif. beliau adalah seorang ibu yang yang memiliki 6 orang anak masing-masing memiliki karakteristik yang unik sehingga penanganan satu anak dengan anak yang lain berbeda.

Ada suatu hal yang menarik pembahasan yang diungkapkan ibu ira. keluarga tak ubahnya seperti sebuah perusahaan. perusahaan yang memiliki berbagai konflik dan masalah seperti masalah keuangan, personalia, humas dan berbagai divisi yang ada didalamnya. Keluarga pun jika kita mengamati memiliki divisi-divisi yang sama seperti dalam suatu perusahaan.

Divisi keagamaan,divisi ini menjadi suatu hal yang paling penting dalam aspek kehidupan manusia. dengan agama manusia mempunyai tujuan hidup yang jelas, akhir setiap aktivitas kehidupan. Jika manusia melupakan divisi ini akibatnya akan mengakibatkan kehidupan manusia tidak seimbang sehingga sering ditemukan orang yang memiliki titel S2 atau kaya raya tapi masuk rumah sakit jiwa.

Divisi keuangan didalam keluarga jika tidak dikelola dan dimanaj dengan baaik akan mengalami permasalahan. akibatnya banyak diantara kita jatuh miskin karena kurang baiknya menangani masalah keuangan. walaupun terkadang kita bukan uang yang menjadi tujuan utama kehidupan keluarga, akan tetapi ia akan menjadi sarana untuk menjalakan roda kehidupan rumah tangga.

Divisi Pengembangan, divisi ini sering dilupakan oleh pasangan suami istri. terkadang masing-masing sibuk dengan rutinitas yang dilakukan. anggota keluarga harus mempunyai perencanaan untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki. perencanaan dan komunikasi yang baik akan membuat rumah menjadi pusat pengembangan anggota keluarga.

Mungkin masih banyak lagi divisi-divisi yang dipaparkan seminar. masih penasaran yaaa baca bukunya aza. Jadi menjadi ibu rumah tangga bukan hanya pekerjaan yang membuat kita merasa tidak percaya diri.

Ayoo para bunda saatnya kita menjadi manajer dirumah kita masing-masing. keseuksesan suami atau anak-anak ada peran penting bunda. Maka kita ingin sukses saatnya kita belajar sekarang juga !!!
setuju khann !!!